Wisatawan Spanyol Diundang Berkunjung Ke Ternate-Tidore

Madrid -
Giliran Maluku Utara yang gencar mempromosikan pariwisata di daerahnya. Kali ini, rombongan pariwisata Ternate dan Tidore melaksanakan promosi hingga ke Spanyol. Hal itu dilakukan sebab adanya kekerabatan dan nilai sejarah yang penting antara kedua pulau dan Spanyol.
Promosi dilakukan dengan jamuan santap siang di KBRI Madrid. Turut serta beberapa tour operator Spanyol yang memiliki aktivitas kunjungan ke Indonesia. Rombongan promosi pariwisata Ternate dan Tidore didampingi oleh Merlisa Adam Marsaoly.
"Pada tahun 1521, Ekspedisi Spanyol yang dipimpin oleh Juan Sebastian El Cano telah singgah dan membeli rempah-rempah dari penduduk Tidore," ujar Merlisa Adam Marsaoly.
Pada hari Rabu (5/4/2017), Menpar Arief Yahya telah me-launching Festival Tidore bersama dengan Sultan Tidore Huseinsyah dan Walikota Tidore Ali Ibrahim. Acara launching dilakukan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kementerian Pariwisata.
Festival Tidore 2017 mengusung tema "Merawat Tradisi, Mempertegas Jati Diri Bangsa Maritim". Puncak aktivitas akan dilangsungkan mulai tanggal 10 hingga 11 April mendatang. Festival sekaligus digelar dalam rangka memperingati hari jadi Tidore dan sebagai upaya menggali, mengembangkan, serta melestarikan warisan sejarah budaya Kesultanan Tidore.
Staf pemasaran Asya Travel dari Tidore, Erwati Safiun, turut memberikan paparan ihwal pariwisata di Maluku Utara. Para operator perjalanan Spanyol sangat tertarik dengan informasi yang disampaikannya.
Informasi seputar pariwisata Tidore juga didapat dari anggota rombongan lainnya, contohnya ihwal tari persembahan yang busananya berwarna merah dan kuning, sangat ibarat dengan tarian rakyat Spanyol. Ada juga beberapa pesta rakyat di Spanyol, ibarat Legu Gam - Festival Obor yang menghadirkan para laki-laki pembawa obor berbusana kemeja warna merah dan kuning.
Selain itu, ada pula Jailolo Festival yang merupakan pesta nelayan di pinggir pantai. Para penari laki-laki mengenakan ikat kepala berwarna merah dan kuning, para penari wanitanya juga mengenakan selendang berwarna merah dan kuning, warna bendera Spanyol.
Mereka juga terkesan dengan nama danau manis di Maluku Utara, Danau Laguna sebab dalam bahasa Spanyol "Laguna" yakni danau. Besar kemungkinan penamaan danau tersebut dilakukan oleh orang Spanyol yang mendarat di wilayah tersebut.
Para operator perjalanan Spanyol tidak hanya tertarik dengan peninggalan-peninggalan Spanyol. Mereka juga tertarik dengan keindahan alam, danau, dan pantai-pantai yang putih bersih, keindahan bahari terutama keindahan alam bawah bahari di Halmahera dan Morotai, serta gunung-gunung yang menjulang di kedua pulau tersebut. Decak kagum tak pernah berhenti semenjak awal penyajian destinasi-destinasi menarik tersebut.
Selanjutnya, Asya Travel mengundang para operator perjalanan Spanyol untuk mengunjungi Ternate dan Tidore. Operator perjalanan yang hadir antara lain Nyala Tours, Moah Viajes, Viajes Singulares, Ultima Frontera, Indonesia en Tus Manos, Viajes United World, Think Trip, Malik Travel S.L., dan Geografica XXI. Leticia Calleja dari Think Trip, Madrid, dan Alejandro Viato dari Indonesia en Tus Manos menyatakan akan ke Ternate dan Tidore pada bulan Mei mendatang untuk melihat potensi dan peluangnya.
Jamuan makan siang di KBRI Madrir diadakan untuk memberikan penghargaan sebab jumlah turis Spanyol ke Indonesia terus meningkat. Tahun 2011 berjumlah 25.500 turis, sementara pada tahun 2016 mencapai 67.988 turis. Jumlah itu meningkat 150% dalam waktu lima tahun.
Yuli Mumpuni Widiarso selaku Duta Besar RI di Madrid menyampaikan, peningkatan tersebut sanggup tercapai sebab kreativitas operator perjalanan Spanyol dalam menyebarkan produk kunjungan yang menarik dan bervariasi. Hal itu sanggup terjadi sebab beragamnya destinasi di Indonesia. Mulai dari destinasi budaya, petualangan dan alam (adventure and natural), olahraga (cycling, surfing and diving), hingga destinasi kuliner dan belanja.
KBRI Madrid juga memberikan kalangan konsultan investasi infrastruktur untuk segera ke Ternate dan Tidore biar sanggup melihat peluang investasi di sektor infrastruktur pariwisata (resort) dan transportasi bahari (pembangunan pelabuhan dan kapal penumpang,) serta perikanan (pabrik pengalengan ikan).
Selain itu, disampaikan juga ihwal beberapa ajang temu bisnis industri pariwisata di beberapa tempat di Indonesia, ibarat Jakarta Astindo Fair 2017, Jogya spesial Travel Exchange April 2017, Yogyakarta Travel Mart Mei 2017, Bali & Beyond Travel Fair Juni 2017, dan Makassar Celebes Travel Mart November 2017.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para operator perjalanan Spanyol, KBRI Madrid bekerja sama dengan operator perjalanan di Yogjakarta menyediakan tiga tiket ke Yogyakarta untuk meninjau Yogyakarta Travel Mart pada Mei 2017. Kepada para hadirin juga dibagikan materi promosi pariwisata Indonesia ibarat CD dan pin Wonderful Indonesia serta brosur pariwisata Maluku Utara. Sumber detik.com
Komentar
Posting Komentar