Open Trip Yang Kian Digemari Anak Muda

Foto: (Thinkstock)

Jakarta - Berbagai tren traveling semakin berkembang. Termasuk open trip yang kian digemari anak muda.

Beberapa tahun belakangan pecinta traveling makin bersahabat dengan istilah open trip. Di mana traveler yang mungkin hanya sendiri atau kelompok kecil ingin ikut suatu trip dengan rombongan lebih ramai ke destinasi tertentu, tinggal membayarkan sejumlah uang kepada penyelenggara.

Biasanya open trip ini akan berjalan kalau kuota yang telah ditentukan penyelenggara, dalam hal ini bukan travel agent besar, telah terpenuhi. Yang niscaya traveler dapat liburan lebih santai alasannya yaitu banyak sekali kebutuhan telah diurus oleh sang penyelenggara.

Dalam perbincangan telepon dengan detikTravel, Selasa (22/8/2017), pengamat dan praktisi yang sudah berkecimpung selama lebih dari 30 tahun di dunia pariwisata, Tedjo Iskandar menyampaikan bahwa dengan adanya kemajuan teknologi, di mana semua sudah online, traveling model open trip ini cukup digemari para anak muda yang doyan jalan-jalan.

"Tren dapat terjadi tapi buat bawah umur gres dan suka traveling adventure bukan buat keluarga. Kita akan risih untuk tidur sekamar dengan orang yang tidak kita kenal bukan soal security, kenyamanan," ujar Tedjo.

"Tapi mungkin dengan generasi gres ini mereka sudah tidak peduli yang penting hemat," imbuhnya.

Karena berangkat ramai-ramai meskipun dengan kenalan baru, biaya memang jadi lebih murah. Penyelenggaranya pun sudah banyak menyebar undangan open trip sampai ke forum-forum traveling.

"Traveling yang menyerupai open trip ini mereka sudah jalan sendiri. Bisa pesen tiket pesawat cari yang paling murah, nginep di hotel yang BnB. Mereka dapat lempar ke suatu forum, siapa mau ikutan," katanya.

Open trip ini tak hanya di dalam negeri saja, tapi juga ada buat traveling ke luar negeri. Dengan biaya yang lebih hemat, uang yang ada bukan mustahil dapat cukup buat liburan yang lebih panjang.

"Sama dengan kita ke Paris. Di Paris cari hotel yang ada dapur, nginep di apartemen 2 kamar dapat masak maka akan irit. Semakin hemat dapat perpanjang 2 hari lagi kan. Semua sudah menuju ke ekonomi, berhemat sudah," papar Tedjo.

Sumber detik.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Itinerary Liburan 3 Hari Di Joglosemar

Hari Terakhir Gatf, Ada Diskon Menggiurkan Taman Safari Jungle Land

Wisatawan Spanyol Diundang Berkunjung Ke Ternate-Tidore